Pasarnya Tergerus Es Krim Murah, Campina (CAMP) Bisa Apa?

Jakarta, CNBC Indonesia РPT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) menargetkan pertumbuhan kinerja dobel digit di tahun 2024. Hal ini diharapkan dapat mendorong pangsa pasarnya setelah mendapat gempuran dari kompetitor baru.

Direktur Campina Ice Cream Adji Andjono Purwo mengatakan, kenaikan kinerja ini bisa terjadi dengan syarat. Yaitu kondisi makro ekonomi dan juga situasi politik dari Pilpres 2024 yang berjalan lancar.

“Untuk itu perusahaan bertekad mencapai kembali pertumbuhan double digit sehingga perusahaan dapat mengejar kembali untuk mendapatkan market share yang lebih baik,” ungkap Adji dalam paparan publiknya Jumat, (15/12/2023).

Adapun CAMP telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mencapai target tersebut. Diantaranya dengan memperluas jaringan pemasaran di jalur non modern trade. Selain itu, CAMP juga ingin meluncurkan produk baru agar lebih dekat ke segmen teens dan kaum milenial.

Adji tak menampik bahwa pihaknya mengalami penurunan market share di saat brand kompetitor asal China Aice hadir di Indonesia. Aice hadir dengan harga yang sangat murah sehingga sempat menggeser popularitas dari dua pemain di industri es krim Indonesia.

“Wall’s dan Campina mengalami penurunan market share. Namun Campina juga ada penaikan market share di beberapa kategori, seperti di liters. Kita tidak akan mengikuti apa yang dilakukan oleh Aice, di mana membanting harga dengan harga rendah dan kualitas yang tidak baik, itu biasanya tidak akan menjadi satu long term,” pungkasnya.

Bila menilik laporan keuangan per September 2023, CAMP mencatatkan kenaikan penjualan bersih sebesar 1,65% menjadi Rp 872,97 miliar. Semula, pendapatannya Rp 858,73 miliar per kuartal III-2022.

Hal ini mendorong kenaikan laba tahun berjalan CAMP mencapai Rp 112,20 miliar. Mengingat, laba bersih CAMP di periode yang sama tahun lalu senilai Rp 104,69 miliar. https://terserahapapun.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*